Marah dan Tuhan

Percakapan antara Anjeli (A) dan Ram (A)

A: Kau percaya pada Tuhan?
R: Apa kau tak percaya?
A: Tidak
R: Kau tak percaya pada Tuhan?
A: Tidak
R: Kenapa?
A: Kita manusia hanya hambanya.. Dia yang kendalikan kita. Setiap saat dia bisa permainkan kita. Dan kita menari mengikuti isyaratnya.
R: Tidak, Anjeli. Dia orangtua kita.. dan orangtua tidak permainkan anak2nya. Meski anak2 tidak bersyukur pada-Nya. Tapi Tuhan tidak marah pada anak2nya.
A: Baiknya jangan beri harapan palsu.
R: Dengar, kau marah? Anjeli, kau cepat marah. Kukatakan satu hal.. bila kau marah, ingat satu kata2ku.. pejamkan matamu, tarik nafas panjang dan sebut kata AUM 3x. Lalu sebut nama Tuhan. Dalam sekejap marahmu lenyap.

Kebencian hanya bisa dimenangkan dengan cinta. Hanya dengan cinta. Kejahatan bisa dikalahkan dengan kebaikan. Keburukan bisa dilenyapkan dengan kebaikan. Dendam hati bisa dipadamkan dengan kedamaian. Kami tinggal di perkampungan manusia dan bisa tinggal sebagai manusia. Bukan sebagai hewan.

(dikutip dari film ”Dil ne yeh kahan”)

Tulis sebuah Komentar